Jumat, 26 September 2008

Bila Kaum Jomblo Cari Jodoh…

Gedubrak! Waduh, kayaknya ada yang tersungging neh. Utamanya mereka yang menyandang titel ‘jomblo’ alias belum dapat gandengan. Maklum, anak muda sekarang kayaknya gerah banget kalo udah SMU belum pacaran. Apalagi yang udah kuliah masih ngejomblo. Walah, rasanya jadi makhluk paling hina sedunia deh. Lebih bencana lagi kalo digelari STMJ, alias semester tujuh masih jomblo. Watauw.. perih nian hati ini (backsound: kasihan deh gue “¦)


Sobat muda muslim, persoalan nyari pasangan kayaknya udah jadi menu wajib remaja. Kalo dulu, waktu kakek atau ortu kita remaja, untuk menyatakan cinta pertama kali kepada gadis pujaannya kayaknya diem-diem tuh. Soalnya, kalo ditolak kan nggak ada yang tahu. Malu atuh euy kalo ketahuan sama orang. But, remaja sekarang lebih agre tuh. Cuek aja lagi menyatakan cintanya kepada lawan jenis. Yang cowok sregep, yang cewek juga berani malu. Udah gitu, nekat ambil risiko kalo cintanya ditolak. Pokoke, pede abis bo “¦.!


Nggak percaya? Silakan tongkrongin acara Katakan Cinta di RCTI. Di episode pertama saja ada adegan yang sebetulnya nekatz bin konyol. Sebut saja Seto, pelajar SMU, tampak deg-degan ketika akan berangkat sekolah. Hari itu dia berencana akan menyatakan cinta pada Dilla dengan kado spesial. Sudah lama remaja ini menaruh hati pada rekan sekelasnya. Ketika bel tanda istirahat berbunyi, Seto langsung menghampiri Dilla, dan mengungkapkan isi hatinya. Dilla sangat terkejut dan kelabakan. Dengan berat hati, Dilla menolak cinta Seto. Semua adegan itu direkam tanpa sepengetahuan Dilla.


Pengalaman sama juga terjadi pada Adhit, seorang mahasiswa. Cara Adhit menyatakan cinta pada Anggi lebih nekad dibanding Seto. Dia menyatakan cinta di acara Jazz Goes To Campus 2002, lewat pengeras suara, hingga diketahui orang banyak. Wacks?


Bener, itu bukan sulap bukan sihir. But, itu sebuah program yang tayang di RCTI dengan format light entertainment berdurasi 30 menit yang mengupas kehidupan remaja. Segmennya ada dua; Menyatakan Cinta dan High Quality Jomblo. Nyang biasa mantengin acara ini kayaknya udah nggak asing lagi. Jangan-jangan bakalan ikut audisi juga neh? Uppss.. gaswat!


“Saat ini memang sudah banyak acara remaja. Tapi yang dikupas hanya sebatas aktivitasnya saja. Sedangkan yang mengekspresikan perasaan mereka, belum ada,” ujar Fanny Rahmasari, Produser Katakan Cinta. Lewat acara ini, Fanny berharap remaja semakin memahami akan pentingnya cinta. “Lewat segmen High Quality Jomblo, kami berusaha menghilangkan kesan jomblo itu negatif. Siapa tahu lewat acara ini malah mendapat gandengan,” tambah Fanny (bintang-indonesia.com)


Sobat muda muslim, program game show semacam Katakan Cinta boleh jadi yang lagi tren saat ini. Tapi sebelumnya udah pernah ada. Sebut aja misalnya yang pernah ngetop di stasiun MTV. Kamu juga kayaknya pernah denger deh. Yup, acara itu adalah Singled Out. Nah, program ini menjadi salah satu dating game yang populer. Acara yang disiarkan pertama kali pada 27 Desember 1995 ini cepet banget membetot perhatian pemirsa di beberapa negara di mana MTV ditayangkan.


Format pertama pernah kita saksikan di ANteve, lho. Tapi itu bukan produksi Amerika, melainkan Inggris. Di situ digambarkan 50 orang cewek or cowok berkompetisi untuk mendapatkan seorang cowok atau cewek setelah melewati beberapa kualifikasi. Salah satu kelebihan Singled Out, adalah penampilan pembawa acaranya. Bener lho.


Maklum saja, di Amerika acara ini terdongkrak naik karena dibawakan salah seorang host cantik nan seksi yang pernah tampil bugil di majalah Playboy, Jenny McCarthy (idih, maksiat kok nekat Mbak!). Sampe-sampe majalah TV Guide dan Entertaiment Weekly berkomentar, bahwa sejatinya Singled Out lebih baik diberi nama The Jenny McCarthy Show. Karena apa? Tentu saja dominannya si Jenny ini. Belakangan, di layar kaca kita juga muncul acara yang mirip dengan Singled Out. Pelopornya Amor Klik.Com yang disiarkan TPI. Terus disusul sama Katakan Cinta di RCTI dan Date Xpress di TransTV.


Ajang buat yang nekatzMemangnya malu ya jadi jomblo? Hi..hi..hi.. kasihan deh kamu. Harusnya kamu malu kalo berbuat maksiat, dong. Kamu kudu malu juga, kalo kamu belum bisa ngaji. Kamu juga wajib malu, kalo masih hidup jahiliyah. Iya dong. Jadi, kalo cuma dapet sebutan jomblo mah easy going aja atuh. Kalem euy!


Sobat muda muslim, ngapain juga sih kamu gerah dan risi banget kalo belum dapat pasangan? Memangnya kalo udah dapat pasangan (baca: pacar) itu artinya kamu udah hidup sejahtera dan mulia? Memangnya kalo dapat gacoan udah selamat dunia dan akhirat? Walah, kesannya gimanaaa gitu “¦


Iya, coba aja perhatiin teman-teman remaja yang kayaknya merasa wajib punya gebetan. Kamu termasuk nggak ya? Sori, jangan dimasukkin ke hard disk. Anggap aja ini beneran, alias bukan guyon. Gubrag!


Kita prihatin banget lho. Sebab, banyak juga anak cowok yang sejak lama ngincer pujaan hatinya, tapi nggak berani. Ada yang nekat pdkt, tapi nggak siap kalo ditolak. Waduh, parahnya lagi, malah ada yang sampe punya gelar PMDK, alias pendekatan mulu dapet kagak. Twing! Zwing! Gelodaks!


Maka, acara semacam Katakan Cinta ibarat jembatan emas untuk coba-coba bikin kejutan buat incerannya. Acara ini, selain menarik perhatian remaja yang masih ngejomblo untuk ikutan di acara itu, juga jadi hiburan remaja lainnya (mungkin bisa mencontek adegan itu). Gimana nggak menarik, tiap episode, KC menampilkan dua cerita nyata tentang remaja yang akan menyatakan cintanya pada sang lawan jenis atau istilah popnya “nembak”. Pemirsa dengan mata sendiri ngelihat tayangan persisnya peristiwa atau detik-detik saat si remaja “nembak” lawan jenisnya.


Ibarat film yang kaya dengan unsur kejutannya. Kamu bakalan menjadi saksi dari ekspresi, emosi, gerak-gerik, bahasa tubuh baik dari si remaja yang ‘nekatz’ itu, maupun si target akan direkam terus oleh kamera. Di sini, ada unsur kejutan yang keluar ketika si target “ditembak” si remaja dan baru sadar bahwa dirinya tengah “ditembak” dan diliput oleh kamera. Tanggapan si target pun beragam, ada yang menerima ungkapan cinta dari lawan jenisnya hingga akhirnya “jadian” sampai ada pula yang menolak.


Nah, sangat boleh jadi dengan adanya acara semacam ini, para jomblo masih menaruh harapan. Setidaknya masih memiliki semangat untuk hidup (idih, urusan hidup dan mati ya?). Selain menghibur, siapa tahu dapat hadiah duit dan jadian sama sang pujaan hati. Coba, itu namanya sekali dayung dua-tiga hari capeknya masih kerasa, eh, dua-tiga pulau terlampaui!


Bener, lho. Sebagai contoh adalah acara Date Xpress di TransTV. Dimulai dari hiburan oleh bintang tamu sekaligus pengenalan para kontestan. Terus disusul perkenalan pribadi oleh para kontestan bersangkutan. Berikutnya, kontestan cewek mendapat kesempatan menanyakan pada cowok sebanyak-banyaknya dalam tempo 30 detik. Penampilan bintang tamu mengisi bagian berikutnya. Selanjutnya, kesempatan cowok menanyakan peserta cewek sebanyak-banyaknya juga dalam tempo 30 detik.


Puncaknya, hiburan sekaligus pemilihan pasangan paling serasi oleh kontestan sendiri. Kontestan cewek kembali mendapat keistimewaan untuk memilih cowok incarannya. Sedang kontestan cowok tak memperoleh kesempatan. Jadi bisa saja, seorang kontestan cowok dipilih lebih dari 1 orang kontestan cewek. Kalau ada pemenang kembar, akan ada babak tambahan untuk menentukan pemenang. Sebagai hadiah pasangan serasi memperoleh Rp 4 juta untuk 2 orang. Wah, ada yang tergiur? Jangan ah!


Mengumbar rasa cinta


Cinta, adalah tema paling unik dan menarik. Itu sebabnya, nggak usah heran kalo dalam dunia seni dan budaya, cinta menjadi tema universal, baik untuk lagu maupun film. “Gita Cinta dari SMA”, “Cinta Pertama”, “Ada Apa dengan Cinta?” sampai “Cinta SMU” adalah sederet contoh judul film dan sinetron nasional kita yang berkisah tentang cinta.


Kalo kamu punya rasa cinta, itu artinya kamu memang normal. Cuma masalahnya, apakah kalo udah jatuh cinta, langsung diekspresikan dengan pacaran? Nggak lha yauw!


Ada yang bilang pula, bahwa genta bukanlah genta sebelum dibunyikan. Lagu juga bukanlah lagu sebelum dinyanyikan. Nah, termasuk cinta, katanya cinta bukanlah cinta sebelum diekspresikan. He..he.. kalo diekspresikan dengan cara yang baik, tentu nggak dilarang dong. Tapi kalo diekspresikan seperti di acara Katakan Cinta atau Date Xpress, aduh, tahan dulu deh. Jangan gegabah bikin keputusan. Sebab, bisa berabe akhirnya. Bukannya kita sok tahu en sok suci ngajarin kamu. But, memang acara itu ngajarin nggak bener.


Simak aja pernyataan sang produser acara Katakan Cinta, Mbak Fanny, “Lewat acara ini, kita bisa tahu ada cewek yang berani menyatakan cinta pada cowok. Kami ambil positifnya. Yaitu mengajari remaja agar lebih berani mengekspresikan perasaan. Bukankah lebih baik diungkapkan ketimbang dipendam,” tandasnya (bintang-indonesia.com)


Sobat muda muslim, masalahnya nggak berhenti di situ. Sebab, dengan digelarnya acara tersebut justru ngasih jalan mulus buat remaja yang mau nyari pasangan. Seterusnya, pacaran deh. Sebab, hubungan dengan lawan jenis yang terekam kuat di otak teman remaja adalah, ya, pacaran itu. Padahal kita udah ngeh, bahwa yang namanya pacaran tuh banyak sisi gelapnya. Nggak percaya? Jangan dicoba!


Dengan menggunakan prinsip 3 T alias ta’aruf (pengenalan), taqarrub (saling mendekat), dan tak tubruk, pacaran adalah pintu tol menuju pergaulan bebas. Apalagi ditambah dengan mengamalkan prinsip manajemen; ‘sedikit bicara banyak bekerja’. Walah, kayaknya makin serem aja tuh. Hih.. ati-ati deh. Soalnya udah banyak kejadian perzinaan berawal dari sini. Naudzubillahi min dzalik!


Jangan bingung urusan jodoh!


Kamu kudu yakin, bahwa kalo udah jodoh nggak bakalan lari kemana-mana. Pokoke, nggak akan lari gunung dikejar. Nggak usah pusing kalo masih berpredikat jomblo. Suatu saat nanti kamu bakalan bermetamorfosis (emang kupu-kupu?). Iya, tadinya masih betah ber-single-ria, eh, sekarang udah punya buntut. Kemarin masih anak-anak, eh, sekarang udah punya anak. Jadi tenang aja sobat. Jangan bete kalo masih ngejomblo. Jangan maksain pacaran. Apalagi untuk mendapatkan pacar sampe bela-belain ikutan menyatakan cinta lewat televisi di acara tersebut. Idih, itu namanya mamalukman, eh, memalukan! (pacaran kan dosa, lagi!)


Yakin aja ama keputusan Allah. Sambil terus berusaha tentunya. Kalo memang udah ngebet pengen nikah, tapi masih mentok dengan calon pendamping, jangan putus asa. Lagian, buat kamu yang masih sekolah, nggak perlu en nggak layak kalo udah mikirin gendengan or gebetan. Prioritasnya belajar dulu dong. Tul nggak?


Oya, kamu kudu yakin bahwa Allah akan memasangkan yang baik-baik dengan yang baik-baik pula. Maka, cara nyarinya juga kudu dengan jalan yang baik. Simak juga firman Allah Swt.:


“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). ” [TQS an-N?»r [24]: 26]


(Buletin Studia – Edisi 142/Tahun ke-4/28 April 2003)


http://www.gaulislam.com/bila-kaum-jomblo-cari-jodoh



jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© Go Buku Powered by Blogger